Sosial
Rabu, 20 Maret 2013 - 10:58:07 | wheny-marisa / Sorot Gunungkidul

WISATA GOA PAESAN, MEMPESONA TAPI MERANA
WISATA GOA PAESAN, MEMPESONA TAPI MERANAWISATA GOA PAESAN, MEMPESONA TAPI MERANASorot Gunungkidul
Ponjong, (Sorotgunungkidul.com)
Kawasan pinggiran Kabupaten Gunungkidul ternyata masih menyimpan segudang pesona objek wisata alam. Salah satunya adalah Goa Paesan yang terletak di Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong. Goa yang sudah ada sejak ratusan tahun silam itu kini kondisinya merana dan sama sekali tidak terawat.
 
Menurut keterangan beberapa warga setempat, Goa Paesan di era Bupati Yoetikno sempat sesaat digembar – gemborkan oleh Pemda Gunungkidul namun kenyataannya sampai sekarang belum berhasil menyedot perhatian wisatawan. Padahal akses jalan menuju goa juga terbilang mudah, tepatnya berada sekitar 1 kilometer di sebelah selatan Balai Desa Tambakromo.
 
Dibenarkan oleh Sekretaris Desa Tambakromo, Partiman bahwa keberadaan Goa Paesan belakangan ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Seperti jalan aspal misalnya, saat ini kondisinya sudah mulai rusak dan menuntut adanya perbaikan. Oleh sebab itu, pihaknya berharap kepada pemkab untuk segera merealisasikan keluhan masyarakat yang sudah berulangkali terlontar dalam berbagai pertemuan itu.
 
“Kondisi jalan aspal sepanjang 500 meter menuju Goa Paesan yang digarap oleh rekanan sekitar 5 tahun lalu saat ini sudah mulai rusak,” ujarnya menjawab pertanyaan Sorotgunungkidul.com, Jumat (08/03/2013).
 
Istilah Paesan dalam Bahasa Jawa berasal kata “paes” yang berarti bersolek atau merias wajah, sedangkan Paesan berarti hasil merias wajah. Namun sayangnya ketika ditanya soal sejarahnya, sebagian besar masyarakat setempat kurang mengetahui kepastian informasi cerita sejarah dari goa yang memiliki pesona menawan itu.

Berita Terkait :


dava3.jpgwirawisata_new.jpg
HOT NEWS
rahma jaya.jpg