Peristiwa
Minggu, 05 Mei 2013 - 15:16:58 | wahyu-wibowo / Sorot Gunungkidul

KETUA KLOMTAN MANUNGGAL KARYA BUNGKAM
KETUA KLOMTAN MANUNGGAL KARYA BUNGKAM
Space Iklan Tanah Dijual Space Iklan
Sorot Gunungkidul

Ponjong,(sorotgunungkidul.com)--Matius Sutarjo, warga Bolodukuh Kidul, Sidorejo, Ponjong yang diduga selewengkan dana bantuan ternak dari Dinas Peternakan Provinsi DIY bungkam ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (5/5/2013). Dirinya berkilah peristiwa protes warga kemarin terhadap dirinya sudah selesai dan uang sejumlah Rp 75 juta telah diserahkan kepada warga.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Matius Sutarjo diduga menggelapkan dana bantuan ternak senilai Rp 75 juta. Kepada anggota kelompok tani Manunggal Karya (red-dalam pemberitaan sebelumnya salah ketik nama yaitu Karya Manunggal) yang beralamat di Bolodukuh Kidul, Sidorejo, Ponjong dirinya tidak transparan dan mengatakan dana bantuan yang diajukan menggunakan proposal ke Dinas Peternakan Provinsi DIY baru akan cair tahun 2014. Faktanya dana telah dicairkan dan berada di tangan Matius Sutarjo sejak 3 Januari 2013. Ketika dipertanyakan oleh warga sekampung M Sutarjo yang juga anggota BPD Sidorejo, sekaligus Ketua RW merangkap Ketua Kelompok Tani Manunggal Karya  selalu berbelit-belit hingga ujungnya terjadi aksi demonstrasi kecil-kecilan dari warga setempat kemarin.

Saat dikonfirmasi wartawan, Matius Sutarjo juga berbelit-belit dalam memberikan keterangan bahkan cenderung bungkam, “Ngemplang dana bagaimana maksud anda ? Uangnya sudah saya serahkan seluruhnya kepada masyarakat. Silahkan anda tanyakan kepada yang kemarin memberi informasi. Dalam hal ini saya tidak tahu apa-apa, jangan tanya saya,” kilahnya.

Terpisah, Kades Sidorejo Sakino, justru member keterangan yang berbeda dari apa yang dikatakan Matius Sutarjo. Bila sebelumnya M Sutarjo mengatakan uangnya diserahkan masyarakat, Sakino menyatakan uang masih utuh ditangannya. “Karena warga tidak percaya dengan Matius Sutarjo, maka uang atas permintaan warga dipasrahkan kepada saya selaku kepala desa. Nantinya uang akan dibelanjakan sapi dan diberikan kelompok yang bersangkutan,” jelas Sakino.

Selain itu Sakino menyatakan dirinya tidak tahu menahu bahwa di Bolodukuh Kidul ada kelompok tani ganda, antara Manunggal Karya yang dipimpin kadus Mugiyono dengan Manunggal Karya yang diduga fiktif pimpinan Matius Sutarjo. Uniknya Sakino menanda tangani semua proposal pengajuan dana yang diajukan kedua kelompok tani kembar tersebut, “Kan sebagai kepala desa saya mesti menanda tangani segala proposal bantuan yang diajukan warga. Dan itu saya lakukan, perkara hasil ataupun tidak itu saya nggak tahu lewat jalur mana mengajukannya,” kilahnya.

Berita Terkait :


dava3.jpgmeloncell.jpg
HOT NEWS
rahma jaya.jpggoacerme.jpg