Pendidikan
Selasa, 07 Mei 2013 - 20:18:26 | cristian-anjani / Sorot Gunungkidul

GUNUNGKIDUL KRISIS GURU SD
GUNUNGKIDUL KRISIS GURU SDGUNUNGKIDUL KRISIS GURU SDSorot Gunungkidul

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gunungkidul I Ketut Santosa menyatakan saat ini Gunungkidul kekurangan 600 tenaga pengajar SD khususnya guru kelas. Hal ini terjadi karena banyaknya guru yang telah masuk masa pensiun pada tiga tahun terakhir namun tidak diimbangi dengan pengangkatan tenaga pendidik baru.

“Pada saat ini sekurangnya 600 tenaga pengajar untuk SD  dibutuhkan di Kabupaten Gunungkidul. Kita belum bisa mengadakan pengangkatan pada tahun ini karena 65% APBD sudah diperuntukkan untuk membayar gaji tenaga pengajar dan sudah tidak bisa lagi mengangkat PNS hingga dari pusat mengijinkan untuk pengangkatan tenaga pendidik baru,” kata Ketut Selasa (07/03/2013).

Ketut menjelaskan bahwa kekurangan tenaga pengajar ini disebabkan oleh banyaknya guru yang memasuki masa pensiun pada tiga tahun terakhir.

“Hal ini terjadi karena banyaknya guru yang pensiun sejak tahun 2010 dan hal ini tidak sebanding dengan perekrutan guru baru, bayangkan bila tiap tahun pensiun 200 orang tanpa tambahan tenaga baru, kan lama-lama habis juga. Imbasnya ya kekurangan tenaga pengajar SD terlebih guru kelas, ini terjadi di seluruh Gunungkidul”. jelasnya.

Ditambahkan Ketut bahwa selama ini pihaknya bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga terus memaksimalkan tenaga yang sudah ada.

“Selama ini kami mencoba agar memaksimalkan tenaga yang ada, terlebih kami sangat membutuhkan guru kelas yang dapat mengampu semua bidang mata pelajaran di tingkat SD kita bisa menghitung dengan banyaknya pengajar yang pensiun yang mencapai 200 tenaga setiap tahunya dan hal ini berlangsung selama 3 tahun maka bila dijumlahkan akan kekurangan sebanyak 600 orang” Imbuh Ketut.

Berita Terkait :


dava3.jpgwirawisata_new.jpg
HOT NEWS
rahma jaya.jpg