Pemerintahan
Bagikan berita :
Jumat, 25 November 2016 - 12:35:47 | fajar-risdiyanta / Sorot Gunungkidul

Cegah Dana Desa Malah Jadi Bencana, Kades Bandung Perketat Pengawasan

Cegah Dana Desa Malah Jadi Bencana, Kades Bandung Perketat Pengawasan
Space Iklan
Ilustrasi by net

Playen,(sorotgunungkidul.com)--Serapan anggaran menjadi salah satu hal yang penting dalam system penganggaran negara. Tak terkecuali dengan dana desa. Di satu sisi, tuntutan terhadap serapan anggaran begitu besar, namun di sisi lain diperlukan pula kebijaksanaan dari Pemerintah Desa yang dalam hal ini sebagai pengguna anggaran untuk mempertimbangkan skala prioritas maupun pemerataan dalam penggunaan dana desa. Jangan sampai dana desa yang begitu besar tersebut manfaatnya tak sampai ke masyarakat dan hanya digelontorkan secara asal-asalan.

Pengambilan keputusan secara prosedural serta pengawasan yang berkelanjutan menjadi unsur penting bagaimana dana desa bisa menjadi anugerah baik bagi desa maupun bagi masyarakat. Tanpa adanya 2 hal tersebut, dana desa justru bisa menjadi bencana apabila dalam prakteknya justru menimbulkan konflik.

Hal ini sangat disadari oleh Kepala Desa Bandung, Kecamatan Playen, Mawal Edy Trikusmantya. Untuk itulah dalam praktek pengambilan keputusan maupun pelaksanaan program yang menggunakan dana desa, ia selalu melibatkan seluruh unsur Pemerintahan Desa Bandung baik dari perangkat desa, BPD ataupun yang lainnya.

"Kita sangat terbuka dan transparan, jika ada warga masyarakat yang ingin tahu penggunaan anggaran atau bahkan proses pelaksanaannya, silahkan datang ke Balai Desa," paparnya, Jumat, (25/11/2016) siang.

Pengawasan juga menjadi bagian terpenting dalam pelaksanaan program yang didanai dana desa. Mawal pengawasan secara kontinyu juga selalu ia lakukan. Tak hanya berbekal laporan yang masuk saja, akan tetapi juga langsung datang ke lokasi.

“Jika ada audit atau inspeksi dari Pemerintah Kabupaten juga dipersilahkan. Pada prinsipnya menurut saya seluruh prosedur sudah saya lakukan sesuai dengan peraturan,” tandas dia.

Dia menambahkan, di tahun 2016 ini di Desa Bandung hampir sama dengan mayoritas desa lainnya yakni fokus pada pembangunan infrastruktur. Pelaksanaan proyek pada pencairan dana desa tahap pertama tahun 2016 sebesar Rp 271.546.454 sudah diselesaikan.

“Pada pencairan tahap kedua saat ini sedang proses pelaksanaan, kita bagi ke beberapa Padukuhan,” tutup dia.

Berita Terkait :


dava3.jpg
HOT NEWS
meloncell.jpg
rahma jaya.jpg