Pendidikan
Bagikan berita :
Kamis, 01 Desember 2016 - 08:49:39 | -bambang-wahyu / Sorot Gunungkidul

Sekolah Dinilai Gagal Siapkan SDM Siap Kerja

Sekolah Dinilai Gagal Siapkan SDM Siap Kerja
Space Iklan
ilustrasi by google

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Kritikan pedas dialamatkan kepada dunia pendidikan Gunungkidul yang dituding gagal dalam memberikan pendidikan kepada para siswanya. Selama ini pendidikan di Gunungkidul dinilai hanya sekedar menjalankan rutinitas semata dan hanya memberikan pendidikan formal.

Budi Utama, mantan Ketua DPRD Gunungkidul menyatakankan bahwa yang terjadi saat ini memang perlu dijadikan bahan evaluasi ke depan. Guru dan sekolah ia sebut gagal dalam menyiapkan siswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat. Hal ini tentunya sangat disayangkan mengingat sekolah sebenarnya merupakan ajang mendidik bagi siswa dan tentunya diharapkan tak hanya pendidikan formal saja yang diberikan.

“Para lulusan gagap pada saat memasuki dunia kerja apalagi menghadapi problem sosial kemasyarakatan. Di sisi lain guru dan sekolah sukses menyiapkan siswa untuk keperluan UNAS dalam bentuk bimbingan belajar, les, dan privat,” ujar Budi Utama, Kamis (1/12/2016).

Budi Utama menilai bahwa sekolah-sekolah maupun guru di Gunungkidul kurang kreatif dalam memberikan pengetahuan kepada para siswanya. Ia mengambil contoh, Gunungkidul saat ini sedang booming pariwisata, namun hingga saat ini, jarang sekali ada sekolah ataupun guru yang mengajarkan mengenai pariwisata.

“Padahal pariwisata itu merupakan lapangan kerja di depan mata. Ini baru satu contoh saja,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Bahron Rosyid langsung membantah pernyataan Budi Utama. Menurut Bahron, Sekolah Menengah Umum, sesuai undang-undang memang tidak dipersiapkan untuk terjun ke dunia kerja.

“Berbeda dengan SMK, dari awal memang didesain untuk keperluan siap kerja. SMK di Gunungkidul ada jurusan perhotelan serta tata boga,” tegas Bahron.

Berita Terkait :