Pendidikan
Bagikan berita :
Rabu, 07 Desember 2016 - 07:56:07 | r2 / Sorot Gunungkidul

Banjir Setinggi 2 Meter, Sekolah Rugi Setengah Miliar

Banjir Setinggi 2 Meter, Sekolah Rugi Setengah Miliar
Space Iklan
Kondisi alat-alat sekolah yang rusak akibat terendam banjir (Foto by Sujarwanto)

Saptosari,(sorotgunungkidul.com)--B anjir yang sempat merendam komplek sekolah SMP N 3 Saptosari beberapa hari lalu saat ini sudah mulai surut. Ruangan kelas tak lagi tergenang banjir dan sudah bisa dipergunakan. Saat ini, warga setempat, pihak sekolah dan petugas BPBD masih bahu membahu membersihkan ruangan-ruangan agar bisa kembali digunakan. Selain menyisakan sampah dan lumpur di dalam ruangan, banjir juga menyebabkan kerugian yang sangat besar. Berdasarkan perhitungan pihak sekolah, kerugian yang dialami mencapai ratusan juta rupiah.

Wakil Kepala Sekolah SMP N 3 Saptosari Budi Suwarno menerangkan bahwa kerugian akibat terjadinya banjir mencapai angka lebih dari 500 juta rupiah. Pihaknya telah melakukan pendataan terhadap alat-alat elektronik dan lainnya yang rusak atau hilang akibat terendam banjir.

“Sementara ada Unit Power Sistym (UPS) 3 Unit,buku 2000 lebih ekslemper, lemari arsip 2 unit, rak buku perpustakaan 3 unit, amply soundsistem 1 unit, alat peraga laboratorium IPA, printer 5 unit, meja 5 unit, kursi 10 unit, alat olah raga dan kesenian, dan sejumlah fasilitas lain yang rusak akibat banjir. Kerugian mencapai 523 juta rupiah,” urai Budi, Rabu (07/12/2016) pagi.

Diterangkan Budi, kondisi air sendiri saat ini sudah mulai surut. Meski masih ada genangan di bagian halaman sekolah, mulai Senin (05/12/2016) kemarin sudah dimulai upaya pembersihkan lumpur dan sampah yang ada di dalam ruangan.

"Kita minta bantuan air bersih untuk membersihkan ruangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ," imbuhnya.

Budi berharap agar beberapa hari ke depan, tidak terjadi hujan yang ekstrim sehingga bisa kembali menimbulkan banjir.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, banjir setinggi hingga 2 meter merendam gedung SMP N 3 Saptosari beberapa waktu lalu. Praktis akibat banjir yang terjadi, aktifitas belajar mengajar di sekolah lumpuh total. Para siswa terpaksa diungsikan ke Balai Padukuhan setempat maupun masjid-masjid dalam menempuh ujian semester. (Anto)

Berita Terkait :


dava3.jpg
HOT NEWS
meloncell.jpg
rahma jaya.jpg