Peristiwa
Bagikan berita :
Sabtu, 10 Desember 2016 - 16:45:48 | renna-anggabenta / Sorot Gunungkidul

Wabah DBD Meluas, Permintaan Fogging Belum Digubris Pemerintah

Wabah DBD Meluas, Permintaan Fogging Belum Digubris Pemerintah
Space Iklan
Ilustrasi by net

Purwosari,(sorotgunungkidul.com)--Wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menjangkiti Padukuhan Gading, Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari. Sejak 2 bulan terakhir ini, puluhan warga harus dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita DBD. Ironisnya, dalam kondisi yang sudah terbilang darurat ini, perhatian dari pemerintah masih sangat kurang sehingga wabah penyakit terus mengintai dan makin meluas.

Salah seorang warga, Sarjono mengungkapkan bahwa sebenarnya sudah sejak beberapa waktu lalu pihaknya meminta dilakukannya fogging di wilayah Gading. Namun hingga saat ini, penanganan masih belum juga dilakukan. Akibatnya pun bisa ditebak, wabah penyakit DBD kemudian meluas dan menjangkiti warga.

“Kita sudah pernah mengajukan, tapi sampai saat ini belum ada jawaban pasti,” ungkap Sarjono, Sabtu (10/12/2016) siang.

Sarjono menyatakan harapannya agar pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan segera memberikan bantuan fogging ke wilayahnya. Ia khawatir jika tidak ada fogging, wabah akan terus meluas dan bahkan juga menyebar ke padukuhan lainnya. Pada Kamis (08/12/2016) kemarin, sebenarnya sudah ada petugas Puskesmas Purwosari yang datang untuk melakukan survei. Saat itu Sarjono dan warga lainnya sudah gembira karena harapan mereka untuk mendapatkan bantuan fogging mendapatkan titik terang.

“Tapi ya itu, ternyata baru survei tok. Sedangkan foggingnya nggak tahu kapan,” keluh dia.

Sementara itu, diungkapkan warga lainnya, Tukijan, wabah DBD di Padukuhan Gading awalnya terjadi pada bulan Oktober 2016 lalu. Beberapa mulai bertumbangan dan divonis terserang penyakit DBD. Semakin hari, situasi justru semakin memburuk karena makin banyak saja warga yang terjangkit penyakit berbahaya itu. Total dari perhitungannya, sedikitnya sudah ada 20 warga yang harus dilarikan ke rumah sakit.

“Sampai saat ini ada juga yang masih harus dirawat di rumah sakit. Saya harap segera ada tindakan,” tutur dia.

Berita Terkait :


dava3.jpg
HOT NEWS
meloncell.jpg
rahma jaya.jpg