Politik
Bagikan berita :
Senin, 12 Desember 2016 - 14:00:33 | renna-anggabenta / Sorot Gunungkidul

Nama Kabarnya Dicatut Untuk Minta Uang Pelantikan, Ketua Dewan Ancam Proses Hukum

Nama Kabarnya Dicatut Untuk Minta Uang Pelantikan, Ketua Dewan Ancam Proses Hukum
Space Iklan
Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno (Foto Istimewa)

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Drama terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) di jajaran Fraksi Demokrat DPRD Gunungkidul terus bergulir. Berbagai pihak terpantau memanfaatkan proses tersebut untuk mengeruk keuntungan. Setelah beredar kabar perihal adanya permintaan pelicin senilai 35 juta dari oknum internal, kini manuver serupa kembali terdengar. Tak tanggung-tanggung, kali ini berdasarkan sumber yang diterima sorotgunungkidul.com, seorang oknum pimpinan DPRD Gunungkidul mendatangi Supriyani untuk meminta uang jasa pelantikan yang nilainya mencapai 30 hingga 50 juta rupiah.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno menyatakan belum mendengar kabar ini. Suharno justru menegaskan bahwa terkait pelantikan anggota DPRD Gunungkidul adalah gratis dan sama sekali tidak dipungut biaya.

“Semua kan sudah dibiayai oleh negara, jadi tidak ada itu biaya atas dasar apapun,” tandas Suharno ketika dihubungi sorotgunungkidul.com, Senin (12/12/2016).

Dilanjutkan Suharno, pihaknya sama sekali tidak pernah mengutus seorangpun untuk memanfaatkan situasi semacam ini guna meminta sejumlah uang kepada calon anggota DPRD. Ia terus terang merasa kaget dengan kabar yang beredar mengenai adanya upaya permintaan dana kepada Supriyani yang memang disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti alm Suhardono.

“Apalagi sampai mengatasnamakan forum pimpinan dewan. Lha wong nggak ada forum-foruman,” imbuh dia.

Politisi PDIP ini menyatakan bahwa hal ini merupakan pencatutan namanya. Geram akan hal ini, Suharno menelusuri kabar ini. Jika nantinya benar ada permintaan dana yang mengatasnamakan pimpinan dewan, ia tidak akan segan-segan memproses secara hukum.

“Ini sudah pencemaran nama baik, saya sudah berkecukupan, tidak perlu lah uang-uang semacam itu,” tutup dia.

 

Berita Terkait :