Politik
Bagikan berita :
Minggu, 25 Desember 2016 - 17:34:56 | syarief-ahmad / Sorot Gunungkidul

Lantik Pengurus PUAN Gunungkidul, PAN Bidik Pemilih Wanita

Lantik Pengurus PUAN Gunungkidul, PAN Bidik Pemilih Wanita
Space Iklan
Pelantikan pengurus PUAN di kantor DPD PAN Gunungkidul (Foto by Syarief Ahmad)

Wonosari, (sorotgunungkidul.com)--Pengalaman di 3 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul menjadi salah satu pedoman strategi pemenangan Pemilu 2019 bagi Partai Amanat Nasional. Tak bisa dipungkiri, pemilih perempuan menjadi kunci kemenangan Bupati Gunungkidul, Badingah, calon usungan PAN yang sukses dalam ketiga Pilkada yang diikutinya.

Di Gunungkidul, prosentase pemilih perempuan memang cukup tinggi yakni mencapai angka 60 % dari keseluruhan pemegang hak suara. Sebuah angka yang krusial tentunya dan bisa menjadi tumpuan kekuatan politik bagi partai politik manapun yang berhasil meraih simpati.

Berangkat dari hal ini, Partai Amanat Nasional (PAN) mulai mengambil ancang-ancang guna meraih suara pemilih perempuan. Secara resmi, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAN Gunungkidul melantik pengurus organisasi sayap partai, DPD Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Gunungkidul. Pelantikan sendiri berlangsung di kantor DPD PAN Gunungkidul dan dilantik langsung oleh Ketua DPW PUAN DIY, Siti Muslihatun Nazarudin, Ketua DPD PAN Gunungkidul, Arif Setiyadi beserta fungsionarisnya pada Minggu (25/12/2016) siang. Adapun kepengurusan DPD PUAN Gunungkidul yang baru saja dilantik adalah Mariyem Maribeth sebagai Ketua, Suhartini sebagai Sekretaris, Sukasmirah sebagai Bendahara bersama sekitar puluhan pengurus dari seluruh kecamatan di Gunungkidul.

Dalam sambutannya usai resmi menyandang status sebagai Ketua DPD PUAN Gunungkidul, Mariyem Maribeth Siti menekankan pentingnya kerja keras wanita-wanita Gunungkidul, khususnya para pengurus PUAN untuk saling bahu membahu dan bekerjasama dalam membesarkan PUAN. Ia yakin, dengan perjuangan bersama maka PUAN bisa menjadi momen kebangkitan wanita-wanita Gunungkidul. Selama ini, peran wanita seakan terpinggirkan. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama untuk semakin menunjukan kemampuan wanita Gunungkidul yang setara dengan para pria.

“Harapan besar bagi kita semua nantinya perempuan Gunungkidul bisa berdaya. Ini sekaligus  juga sebagai pendidikan politik bagi perempuan,” kata Siti yang tampak sangat berapi-api dalam pidato politik pertamanya tersebut.

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Anwaruddin menambahkan bahwa pembentukan sayap partai perempuan ini bukan hanya sekedar upaya untuk menggelembungkan suara. Ia menegaskan bahwa dalam hal ini wanita tidak hanya dimanfaatkan sebagai komoditi politik saja melainkan juga ada pemberdayaan secara konkrit. Bahkan pihaknya menargetkan adanya kenaikan keterwakilan perempuan pada fraksi PAN yang mencapai angka 300 %.

“Jika saat ini kita cuma ada satu wakil di Fraksi PAN DPRD Gunungkidul, pada Pemilu 2019 mendatang kita targetkan ada 4 wakil perempuan,” ujarnya.

Dukungan penuh juga diutarakan oleh Ketua DPD PAN Gunungkidul, Arif Setiadi. Anggota DPRD DIY ini bahkan menegaskan bahwa DPD PAN Gunungkidul siap menggelontorkan dana khusus untuk operasional organisasi PUAN Gunungkidul. Ia ingin agar seluruh pengurus bisa menggelar kegiatan produktif bersama wanita-wanita di Gunungkidul. Kegiatan yang diadakan tidak harus melulu berkaitan dengan politik saja melainkan juga bisa mengampu kegiatan lainnya.

“Kita siap mendukung penuh, kita percaya wanita Gunungkidul bisa berkembang,” urai dia.

Berita Terkait :


dava3.jpg
HOT NEWS
meloncell.jpg
rahma jaya.jpg