Hukum/Kriminal
Bagikan berita :
Jumat, 30 Desember 2016 - 07:36:18 | syarief-ahmad / Sorot Gunungkidul

Dinginnya Pembunuh Ini Terima Vonis Seumur Hidup

Dinginnya Pembunuh Ini Terima Vonis Seumur Hidup
Space Iklan
Suasana persidangan dengan terdakwa Subandi (Foto by Syarief Ahmad)

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Subandi (41) warga Kretek, Bantul terdakwa pembunuhan berencana terhadap Elisa Ari Fitriani (14) gadis belia warga Padukuhan Sokokerep, Desa Semanu, Kecamatan Semanu memang benar-benar bermental baja. Pria berbadan tinggi besar ini hanya terlihat dingin mendengar vonis Majelis Hakim yang menghukumnya dengan hukuman penjara seumur hidup. Tak terihat emosi berlebihan di raut wajah Subandi meski hukuman yang diterimanya tersebut merupakan hukuman terberat dalam sejarah proses hukum di Gunungkidul.

Subandi yang datang dikawal ketat oleh pihak kepolisian dan Kejaksaan Negeri Gunungkidul pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Wonosari pada Kamis (29/12/2016) siang itu terlihat memakai kopiah dan memakai rompi orange khas tahanan. Subandi sendiri sangat dingin dan memilih menunduk sepanjang jalannya persidangan. Bahkan saat hakim ketua menjatuhkan vonis, dirinya hanya terlihat mengangguk tanpa sepatah katapun keluar dari mulutnya.

Salah seorang pengunjung saat persidangan berlangsung, bahkan sempat berujar tentang dinginnya sikap subandi kepada wartawan sorotgunungkidul.com, “Dingin sekali sikap Subandi, seperti pembunuh berdarah dingin,” ucapnya sambil berbisik.

Sementara terkait vonis yang diterima, Penasehat Hukum Subandi dari dari Lembaga Bantuan dan Konsultasi Hukum (LKBH) Handayani, Purwantiningsih mengatakan pihaknya akan memikirkan dahulu vonis yang dijatuhkan kepada klaennya tersebut, tetapi secara pasti pihaknya akan berupaya melakukan banding.

“Akan dipikir-pikir dulu, tetapi pasti akan banding,” tutur Purwatiningsih mantap.

Dalam amar putusan yang dibacakan dipersidangan, ada beberapa hal yang memberatkan dan menjadi pertimbangan Majelis Hakim diantaranya korban dari terdakwa masih berusia dibawah 15 tahun yang seharusnya mendapatkan perlindungan tetapi justru menjadi target pembunuhan. Subandi sendiri di jerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan vonis penjara seumur hidup.

 

 

Berita Terkait :