Sosial
Bagikan berita :
Jumat, 30 Desember 2016 - 15:07:17 | renna-anggabenta / Sorot Gunungkidul

Gedung RSUD Dinilai Belum Layak Diresmikan, Ketua Dewan Murka

Gedung RSUD Dinilai Belum Layak Diresmikan, Ketua Dewan Murka
Space Iklan
Gedung baru RSUD Wonosari (Foto doc. sorot)

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Diresmikannya gedung megah bernilai miliaran milik RSUD Wonosari menyimpan sejumlah catatan dari Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno. Politisi PDIP ini melihat bahwa gedung baru tersebut masih belum layak untuk diresmikan melihat fasilitas yang belum berfungsi dengan sempurna bahkan banyak diantaranya yang bahkan belum terpasang. Saking kecewanya dengan kondisi gedung baru tersebut, Suharno langsung pergi meninggalkan acara peresmian sebelum acara dimulai ketika melihat banyaknya kekurangan di gedung baru tersebut.

Kepada sorotgunungkidul.com, Suharno yang masih tampak kesal mengungkapkan bahwa awalnya ia sangat bahagia menerima undangan akan dilakukan peresmian terhadap gedung baru RSUD Wonosari. Ia berharap hal ini merupakan jawaban atas keluhan-keluhan masyarakat Gunungkidul akan pelayanan kesehatan yang selama ini masih dinilai buruk. Namun kegembiraan Suharno tak berlangsung lama, sesaat setelah tiba di lokasi peresmian gedung, ia justru geleng-geleng kepala.

Ketua Dewan melihat bahwa gedung tersebut masih belum bisa dikategorikan layak untuk dipergunakan. Di beberapa titik, ia melihat masih banyak kondisi bangunan yang bagian atapnya bocor sehingga muncul beberapa genangan air di lantai.

“Saya lihat ini pada trocoh, begitu ditanyakan malah lempar-lemparan. Apa-apan ini,” ketus Suharno, Jumat (30/12/2016) siang.

Pun demikian dengan beberapa fasilitas yang belum berfungsi maksimal dan tidak terpasang. Seperti misalnya pada fasilitas AC dan saklar lampu yang belum terpasang. Menurut Suharno, sebelum diresmikan, seharusnya seluruh fasilitas maupun sarana pra sarana penunjang sudah sempurna.

Kemarahan ini disebutnya bukan tanpa dasar. Ia belajar dari pengalaman terdahulu seperti pada bangunan ruang Anggrek yang hingga saat ini fasilitas seperti keramik dan pintu gerbang yang belum selesai.

“Yang namanya peresmian itu ya total, kan untuk pelayanan kepada masyarakat, jangan malah justru untuk pencitraan semacam ini,” imbuh dia.

Sementara itu, dikonfirmasi, PPID RSUD Wonosari, Aris Suryanto mengungkapkan bahwa adanya peresmian yang dilakukan ini bukan berarti berbagai kekurangan tersebut lantas tidak diperbaiki. Di dalam tata aturan, rekanan masih mempunyai kewajiban untuk masa pemeliharaan selama 6 bulan. Jadi apabila dirasa ada kekurangan pada masa-masa awal ini, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan pihak rekanan agar melakukan perbaikan.

“Lhoh, ini kan justru menjadi ujian alamiah terutama selama musim penghujan ini.  Kita jadi mengetahui kekurangan yang dan bisa meminta perbaikan,” tandas Aris.

Berita Terkait :


dava3.jpg
HOT NEWS
meloncell.jpg
rahma jaya.jpg