Pemerintahan
Bagikan berita :
Jumat, 30 Desember 2016 - 17:22:33 | tsaniyah-faidah / Sorot Gunungkidul

Selama Liburan Tahun Baru, Angkutan Barang Tetap Boleh Beroperasi

Selama Liburan Tahun Baru, Angkutan Barang Tetap Boleh Beroperasi
Space Iklan
Ilustrasi truk yang melintas di Jalan Jogja - Wonosari (Foto doc. sorot)

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Selama libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) tidak akan melakukan pembatasan operasional truk angkutan barang dengan sumbu lebih dari dua. Hal ini dikarenakan Dishubkominfo Kabupaten Gunungkidul tidak mendapat surat edaran terkait hal tersebut dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kabid Transportasi Dishub Gunungkidul, Kuncoro Budi Santoso mengatakan, sejauh ini larangan operasional kendaraan angkutan barang dari Kemenhub hanya berlaku di jalan nasional dan jalan tol Merak-Jakarta. Sementara jalur kabupaten tidak diberlakukan pelarangan jam operasional truk angkutan barang. Pihaknya pun tidak mengajukkan sebab adanya pelarangan angkutan barang selama liburan tahun baru dinilai merepotkan.

"Kalau ada pelarangan justru merepotkan. Kalau dicegat, kami tidak punya lahan parkir untuk menampung truk-truk itu. Misal kami alihkan ke jalan kabupaten, nanti jalannya malah jadi rusak," tuturnya, Jumat (30/12/2016).

Selain itu, lanjut Kuncoro, juga tidak adil dari sisi keadilan sebab truk angkutan tersebut membawa barang-barang kebutuhan ekonomi. Jika diberhentikan, maka bisa mengurangi pendapatan harian mereka. Dalam keadaan ini, ia lebih setuju jika jam operasional diubah misal hanya di malam hari agar penghasilan tidak dimatikan dan arus lalu lintas pun lancar.

"Kalau diberhentikan jam operasionalnya saya rasa tidak adil. Masa truk yang membawa kebutuhan ekonomi dikalahkan sama orang yang mau senang-senang," kata Kuncoro.

Meski tidak ada larangan dari Dishub Gunungkidul, ia mengakui akan berdampak pada terhambatnya jalan saat memasuki liburan akhir tahun. Namun, menurut Kuncoro, hambatan arus jalan tidak akan menimbulkan kemacetan yang cukup parah. Sebab sepadat-padatnya jalan nasional di Gunungkidul, hanya sampai pada level padat merayap.

Berbeda dengan Dishubkominfo Gunungkidul, hal berbeda disampaikan oleh Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Samiyono. Kasatlantas justru menghimbau kepada pengusaha dan pengemudi angkutan barang untuk tidak beroperasi selama musim libur tahun baru ini. Dikhawatirkan, angkutan barang yang beroperasi di jam sibuk terjadi bisa memicu terjadinya kemacetan, khususnya jalan Jogja-Wonosari maupun jalur wisata. Dengan pembatasan kendaraan angkutan barang tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi ruang yang lebih luas untuk kendaraan lain yang volumenya lebih kecil.

"Sehingga kegiatan masyarakat yang akan merayakan Tahun Baru dapat berjalan dengan lancar. Tapi ini hanya sebatas himbauan saja," ucap Samiyono.

Berita Terkait :