Peristiwa
Bagikan berita :
Sabtu, 31 Desember 2016 - 17:39:42 | tsaniyah-faidah / Sorot Gunungkidul

Belum Digunakan, Bangunan Baru Taman Kuliner Sudah Ambruk, 2 Korban Luka Serius

Belum Digunakan, Bangunan Baru Taman Kuliner Sudah Ambruk, 2 Korban Luka Serius
Space Iklan
Puing-puing bangunan di Taman Kuliner yang sudah dibersihkan (Foto by Tsanuyah Faidah)

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Layu sebelum berkembang, mungkin itulah yang cukup bisa menggambarkan nasib bangunan baru di Taman Kuliner Wonosari. Belum juga ditempati, bangunan yang rencananya bakal digunakan sebagai tempat berdagang Pedagang Kaki Lima (PKL) di tepi jalan ambruk, Sabtu (31/12/2016) siang tadi. Akibatnya, dua orang pekerja proyek tertimbun material hingga mengalami luka parah dan harus dilarikan ke RSUD Wonosari. Diduga, bangunan tersebut ambruk lantaran kesalahan konstruksi saat penggarapan.

Salah seorang pedagang di Taman Kuliner, Marni (35) yang melihat secara langsung kejadian tersebut mengatakan, runtuhnya bangunan itu cukup mengagetkan pengunjung maupun pedagang yang sedang beraktivitas di Taman Kuliner Wonosari. Hal ini lantaran menurut Marni, saat itu tak ada hujan maupun angin yang terjadi.

“Tiba-tiba saja langsung bunyi brak dan langsung runtuh,” terang dia, Sabtu siang.

Runtuhnya bangunan itu meminta korban. Saat itu para pekerja tengah memasang genting untuk menyempurnakan bangunan tertimpa material bangunan. Sebanyak 2 orang pekerja harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka cukup serius.

“Tadi langsung dilarikan ke RSUD Wonosari, lukanya di bagian kaki. Kelihatannya cukup parah,” lanjut dia.

Hingga berita ini dilansir, keadaan tempat kejadian perkara sudah dibersihkan. Material berupa kayu dan genting telah dipinggirkan ke tepi demi kenyamanan pengunjung. Sementara dua korban pekerja proyek yang tertimbun, saat ini dirujuk ke RSUP Sardjito untuk penanganan lebih lanjut. Dari informasi yang berhasil dihimpun, robohnya bangunan diduga kuat disebabkan lemahnya konstruksi bangunan.

Dari penuturan salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya, bangunan baru tersebut ia lihat belum terlalu kuat. Ia menduga, bambu penyangga lepas dan menyebabkan bangunan runtuh.

“Untung saja belum dihuni, padahal rencananya hari ini akan ditempati. Bisa lebih banyak korban,” kesal dia.

Berita Terkait :