Sosial
Bagikan berita :
Senin, 02 Januari 2017 - 17:51:13 | -bambang-wahyu / Sorot Gunungkidul

Kembangkan Teknologi Solar Sel, Warga Jeruk Ngirit Tagihan PLN

Kembangkan Teknologi Solar Sel, Warga Jeruk Ngirit Tagihan PLN
Space Iklan
Teknologi solar sel yang dikembangkan oleh warga Jeruk (Foto by Bambang Wahyu)

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Warga Padukuhan Jeruk, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari melakukan terobosan, mengurangi ketergantungan terhadap energi listrik dari PLN. Beberapa Kepala Keluarga melakukan uji coba menggunakan solar sel untuk pemenuhan kebutuhan listrik mereka.

“Untuk keperluan sebagian penerangan rumah, enam rumah mulai pertengahan 2016 tiap malam telah menggunakan listrik tenaga surya, termasuk 8 titik penerangan jalan umum,” ujar M. Awab Ketua RT 02 Padukuhan Jeruk, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Senin (02/01/2017).  

Disebutkannya secara lebih rinci, hingga saat ini sudah ada sekitar 8 KK yang memanfaatkan teknologi ini. Untuk sementara, para pengguna teknologi solar sel baru menyebar di sekitar 2 RT yaitu, RT 02 dan RT 04.

“Semoga seiring berjalannya waktu bisa semakin banyak warga yang bergabung,” lanjut dia.


Menurut Awab, penggunaan teknologi ini secara ekonomi sangat menguntungkan. Berdasarkan pengalaman para warga yang sudah menggunakan teknologi ini memang ada pengiritan pada tagihan PLN. Warga disebutnya bisa lebih hemat sekitar 25 % hingga 50 %.

“Masih tersambung ke PLN, tapi untuk penerangan warga sudah menggunakan energi matahari,” terangnya.

Soal infrastruktur jaringan PJU M. Awab dan kawan-kawan  memanfaatkan barang barang tak terpakai seperti pipa pralon dan sampah plastik. Kap lampu pakai botol plastik air mineral.

“Tujuan utama mengunakan tenagha surya adalah untuk keperlun  mandiri energi. Tidak kawatir mati lampu ketika PLN ada kerusakan mendadak,” tegasnya.

Ditanya soal biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan kepingan solarsel, dia menjelaskan tergantung kebutuhan. Menurutnya, dua juta rupiah cukup, itu untuk keperluan rumah tangga kecil.

“Tahun 2017, kami rencanakan RT 02 dan 04, PJU-nya bertenaga surya. Saya pikir ini cukup membantu pemerintah dalam hal hemat energi,” punkasnya.

 

 

Berita Terkait :