Sosial
Bagikan berita :
Selasa, 03 Januari 2017 - 17:02:08 | tsaniyah-faidah / Sorot Gunungkidul

Ribuan Pasangan Tak Miliki Buku Nikah, Program Pemerintah Terhambat

Ribuan Pasangan Tak Miliki Buku Nikah, Program Pemerintah Terhambat
Space Iklan
ilustrasi by google

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Ribuan Kepala Kelurga (KK) di Kabupaten Gunungkidul ternyata belum mempunyai buku nikah. Berdasarkan data yang dimiliki Pengadilan Agama (PA) Wonosari, sedikitnya ada sekitar 2.500 pasangan suami istri (pasutri) yang tidak memiliki buku nikah maupun dokumen pernikahan yang disahkan pemerintah.

Panitera Muda Pengadilan Agama Wonosari, Muslih mengatakan, hal ini terjadi lantaran ketidaktahuan masyarakat bahwa memiliki buku nikah sangat penting sebagai dokumentasi kependudukan. Sehingga banyak dari mereka kemudian melakukan pernikahan tetapi tidak terdaftar secara resmi di negara.

"Program Kemendagri dalan pencatatan penduduk sesuai dengan undang-undang tentang administrasi kependudukan jadi mengalami hambatan. Jika tidak ada dokumentasi kependudukan, maka sulit untuk membuat akta kelahiran anak dan akhirnya tidak tercatat secara hukum akte kelahirannya," jelas dia, Selasa (03/01/2017) siang.

Jumlah pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah hampir tersebar di seluruh kecamatan. Namun kebanyakan berasal di wilayah pesisir Gunungkidul diantaranya Kecamatan Girisubo, Saptosari, Paliyan, Tanjungsari dan Rongkop.

Terkait sidang isbad, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Agama Gunungkidul telah melaksanakan sidang isbad terpadu tahap pertama sebanyak 147 perkara namun beberapa belum bisa selesai. Mereka sebelumnya telah dilakukan verifikasi terhadap pasangan suami istri yang layak mengikuti sidang terpadu, sesuai keyakinan Islam.

"Yang ikut sidang tentunya memiliki syarat memenuhi rukun dan syarat agama," jelasnya.

Berita Terkait :