Pemerintahan
Bagikan berita :
Rabu, 04 Januari 2017 - 16:02:20 | syarief-ahmad / Sorot Gunungkidul

Agus Setiawan Purna Tugas, Kades Baru Baleharjo Dilantik

Agus Setiawan Purna Tugas, Kades Baru Baleharjo Dilantik
Space Iklan
Suasana serah terima jabatan Kepala Desa Baleharjo (Foto by Syarief Ahmad)

Wonosari, (sorotgunungkidul.com)--Tongkat kepemimpinan di Desa Baleharjo resmi berganti. Bertempat di Balai Desa Baleharjo, Rabu (4/01/2016) siang, pemerintah desa Baleharjo melakukan serah terima jabatan Kepala Desa dari Agus Setiawan yang telah purna masa tugasnya digantikan oleh Endar Susanto yang mengemban amanat sebagai pejabat (Pj) sementara.

Surat Keputusan (SK) pengangkatan Endar sesuai dengan Perda Nomor 05 tahun 2015 tentang pergantian Kepala Desa yang telah habis masa jabatanya. SK tersebut langsung ditanda tangani oleh Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.sos

Camat Wonosari, Siswanto yang bertugas sebagai pengambil sumpah mengatakan serah terima jabatan yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari regulasi yang harus dilaksanakan. Hal ini mengacu pada Perda nomor 05 tahun 2015 tentang Kepala Desa, jika terjadi kekosongan maka Bupati berkewajiban menunjuk pejabat (Pj) untuk menggantikan tugas Kepala Desa yang telah habis masa tugasnya.

“Sekarang dijabat (Pj) sampai nanti diadakan Pilkades secara serentak sekitar tahun 2018 mendatang,” terang Siwanto, Rabu (4/01/2016)

Dalam sumpah janji yang diucapkan, Endar sebagai Pj Kepala Desa dituntut untuk menjalankan kehidupan demokrasi dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat. Nantinya, masih menurut Siswanto, wewenang Pj ini sama dengan Kepala Desa baik dalam merumuskan maupun mengangkat perangkat desa, tetapi tidak memiliki hak penghasilan tetap (siltap) sebagai mana hak yang biasa diperoleh Kepala Desa tetap.

“Pj wewenangnya hampir sama dengan kepala desa tetap, dalam mengangkat perangkat desa yang tentu dengan pertimbangan BPD. Tetapi tidak memiliki hak penghasilan hanya tamsil dari kecamatan,” beber Siswanto.

Sementara, dalam sambutan perpisahan, Agus Setiawan mengingatkan kepada semua hadirin bahwa tugas terberat kepala desa adalah menyamakan pemahaman tentang visi misi dengan semua perangkat. Apalagi kaitannya dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dinilai Agus banyak menghadirkan kekisruhan.

“Desa tidak boleh berposisi sebagai interpreneur, desa bukanlah pengusaha. Desa hanya memfasilitasi, ekonomi dan kesejahteraan semua milik masyarakat,” ujar Agus.

 

Berita Terkait :