Sosial
Bagikan berita :
Sabtu, 07 Januari 2017 - 11:42:50 | tsaniyah-faidah / Sorot Gunungkidul

Proyek Pembangunan Mandeg, Warga Kebanjiran

Proyek Pembangunan Mandeg, Warga Kebanjiran
Space Iklan
Proyek selokan yang dibangun Peerintah Desa Putat (Foto by Tsaniyah Faidah)

Patuk,(sorotgunungkidul.com)--Dikarenakan sering tergenang luapan air saat hujan deras, Pemerintah Desa Putat membuat selokan di Desa Putat, Kecamatan Patuk, tepatnya di depan SMK Muhammadiyah 1 Patuk. Namun sayang, proyek tersebut terpaksa terhenti karena minimnya anggaran. Akibatnya, air masih tetap meluap saat hujan deras tiba.

Harapan warga agar wilayahnya tidak lagi tergenang banjir rupanya belum bisa terealisasi tahun ini. Proyek yang berasal dari anggaran desa tersebut hanya mampu membuat selokan kurang lebih 50 meter saja. Hal ini membuat warga, khususnya yang depan rumahnya belum dibuatkan selokan baru, kembali gigit jari apabila hujan tiba.

Salah seorang warga, Wandi (54) bercerita, jika hujan deras jalan depan rumahnya tergenang banjir akibat luapan air. Pasalnya saluran yang ada masih berupa tanah yang digali sehingga tidak memungkinkan menampung air dengan debit banyak.

"Ya kalau hujannya deras banget bisa sampai lahan rumah. Tapi kalau yang sudah ada selokan barunya, air sudah bisa ditangani sama selokan baru," katanya, Sabtu (07/01/2017).

Ia melanjutkan, proyek selokan tersebut rencananya akan kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran baru. Ia berharap anggaran tahun ini mencukupi hingga keseluruhan agar wilayahnya tidak lagi banjir.

"Kalau air meluap, kasihan juga yang rumahnya dibawah karena airnya mengalir kesana. Kalau dibuatkan selokan baru kan jadi tidak mengalir ke bawah karena air yang masuk selokan akan dialirkan ke utara dan selatan," jelas dia.

Berita Terkait :