Peristiwa
Bagikan berita :
Minggu, 08 Januari 2017 - 02:19:49 | renna-anggabenta / Sorot Gunungkidul

Shock Depan Patah Saat Ngebut, Biker CB Meregang Nyawa

Shock Depan Patah Saat Ngebut, Biker CB Meregang Nyawa
Space Iklan
Situasi sesaat setelah terjadinya kecelakaan (Foto by akun FB Wahyu Adi di Grup FB Info Cegatan Jogja)

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Modifikasi motor merupakan hal yang wajib dilakukan terutama bagi penggila otomotif. Namun satu hal yang harus senantiasa dipertimbangkan masak-masak adalah masalah keamanan. Salah-salah, hal semacam ini justru bisa berakibat fatal.

Seperti yang dialami oleh 2 orang biker Honda CB yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Wonosari – Nglipar, Padukuhan Jeruksari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari pada Minggu (08/01/2017) dinihari. Pada kejadian ini, pengendara Honda CB AB 3248 FD, Yopi Nur Ariska (20) warga Padukuhan Sidorejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari meninggal dunia. Sedangkan pemboncengnya, Agung Prasetyo (18) juga warga Padukuhan Sidorejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari mengalami luka berat.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat Yopi dan Agung melaju dengan kecepatan cukup tinggi dari arah utara ke selatan. Sesampai di tempat kejadian, tepatnya di area depan Stadion Gelora Handayani, tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai Yopi terjatuh. Kedua pemotor pun terpental hingga beberapa meter hingga keluar ruas jalan.

Petugas Unit Laka Satlantas Polres Gunungkidul, Aipda Donny menyatakan, akibat kecelakaan yang terjadi ini cukup fatal. Kedua pemotor yang terlibat kecelakaan mengalami luka cukup parah di bagian dada. Bahkan untuk korban atas nama Yopi akhirnya harus menghembuskan nafas terakhirnya lantaran luka parah yang dideritanya.

“Sementara untuk pemboncengnya, Agung mengalami luka serius di bagian kepala dan saat ini dalam kondisi kritis di RSUD Wonosari,” urai Donny, dinihari tadi.

Ia beberkan lebih lanjut, perihal penyebab pasti kecelakaan tersebut masih terus diselidiki oleh jajarannya. Pasalnya di sepeda motor yang dikendarai korban tidak ada tanda-tanda benturan maupun tabrakan di bagian depan sepeda motor. Namun demikian, pada bagian segitiga shock depan motor CB patah. Diduga patahnya shock saat melaju dengan kecepatan cukup tinggi inilah yang menjadi penyebab kecelakaan maut tersebut.

“Tapi masih kita telusuri lebih lanjut mengenai penyebab pastinya. Yang jelas kita menghimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak saat memodifikasi kendaraannya, jangan pernah mengesampingkan unsur-unsur keselamatan,” himbau dia.

 

Berita Terkait :


dava3.jpg
HOT NEWS
meloncell.jpg
rahma jaya.jpg