Ekonomi
Bagikan berita :
Selasa, 10 Januari 2017 - 01:24:09 | tsaniyah-faidah / Sorot Gunungkidul

Keuntungan Lebih Besar, Petani Cabai Pilih Jual Hasil Panen ke Luar Daerah

Keuntungan Lebih Besar, Petani Cabai Pilih Jual Hasil Panen ke Luar Daerah
Space Iklan
ilustrasi by google

Karangmojo,(sorotgunungkidul.com)--Ditengah ramainya harga cabai yang semakin melonjak tajam, rupanya petani sebagai produsen cabai tidak mendapat keuntungan yang ikut besar. Hal ini membuat kebanyakan petani mencari siasat dengan cara enggan menjual hasil produksi ke wilayah sendiri. Sebab keuntungan bisa sedikit bertambah apabila siasat tersebut dilakukan.

Diakui oleh salah seorang petani cabai di Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, Suparjo, sejak dulu ia lebih suka menjual hasil produksi ke luar daerah. Hal ini dikarenakan harganya lebih tinggi sehingga lebih menguntungkan petani. Apalagi saat ini harga cabai rawit merah sedang tak terkendali kenaikannya, namun para petani tidak mendapat tambahan keuntungan.

Selain itu, pedagang di Gunungkidul sendiri daya tampungnya sedikit, sebanyak-banyaknya bisa menampung 20 kg. Berbeda dengan pengepul di Muntilan yang bisa menerima berapa pun banyaknya cabai yang disetor. Harga di Muntilan pun menjadi patokan petani cabai sebelum memutuskan menjual ke daerah sendiri.

"Biasanya saya jual ke Muntilan. Selisihnya bisa sampai Rp 2 ribu dibandingkan jual ke wilayah sendiri. Lumayan menambah keuntungan," paparnya, Senin (09/01/2017).

Kendati produksi dijual ke luar daerah, namun Suparjo yakin stok cabai rawit di Gunungkidul masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pasalnya, meski petani lebih suka menjualnya ke luar daerah, namun masih ada produksi cabai dari Muntilan yang masuk ke DIY.

"Sebenarnya ini sudah kami lakukan sejak lama, untuk menyiasati agar keuntungan kami tidak hanya segitu-segitu saja," paparnya.

Berita Terkait :


dava3.jpg
HOT NEWS
meloncell.jpg
rahma jaya.jpg