Pemerintahan
Bagikan berita :
Selasa, 10 Januari 2017 - 14:03:48 | syarief-ahmad / Sorot Gunungkidul

Ketika Kades Purna Tugas, Begini Aturannya

Ketika Kades Purna Tugas, Begini Aturannya
Space Iklan
Foto dok Sorot Media Nusantara

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Sesuai mekanisme yang berlaku, pada 2018 mendatang Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan melakukan pemilihan kepala desa secara serentak. Namun muncul beberapa problema ketika dalam satu wilayah desa tertentu ada kapala desa yang telah selesai masa jabatanya, maka desa tidak berwenang menggelar pemilihan sebelum waktu yang ditentukan pemerintah. Untuk itu, sebagai gantinya akan di tunjuk pejabat (Pj) dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) daerah.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Farhan mengatakan, pemilihan kepala desa sekarang diatur dalam satu periode selama 6 tahun maksimal 3 kali dilakukan secara serentak dalam satu wilayah Kabupaten. Bagi desa yeng tidak mempunyai kades, maka Badan Permusyawatan Desa (BPD) berkewajiban untuk mencari calon pengganti dari PNS daerah yang diusulkan melalui Camat dan kemudian di lantik dengan menggunakan SK Bupati.

“PNS yang diperbolehkan menjabat Pj Kepala Desa bukanlah PNS dari pemerintahan vertical, seperti BPN, Kemenag, Badan Statistik itu vertical, tidak boleh. PNS yang diususlkan harus PNS daerah,” terang Farhan, Rabu (3/01/2016)

Dikemukakannya, PNS Daerah yang ditunjuk menjadi Pj pun harus terlebih dahulu meminta izin pada atasan ditempat kerjanya. Sedangkan untuk kewenangan sendiri, diakuinya, Pj kepala desa hampir sama dengan Kepala Desa, yakni berkewenangan menetapkan APBDes dan mengisi perangkat pemerintahan desa. Namun ada perbedaan dimana Pj tidak memiliki hak sebagai mana penghasilan Kepala Desa tetap.

“Pj itu lebih mengutamakan pengabdian. Siltapnya nggak dapet, pekerjaan sama bahkan dooble dengan pekerjaan sebelumya. Ya Pj itu lebih besar pada pengabdian,” jelas Farhan.

Untuk tahun 2016 sendiri ada 3 desa di kabupaten Gunungkidul yang masa jabatan kepala desanya telah usai, ketiga desa tersebut yakni Desa Baleharjo kecamatan Wonosari, Desa Kepek Kecamatan Saptosari dan Desa Ngunut Kecamatan Playen.

“Untuk Pilkades serentak yang rencana digelar 2018 mendatang, ada sekitar 33 Desa,”  pungkas Farhan.

Berita Terkait :


dava3.jpg
HOT NEWS
meloncell.jpg
rahma jaya.jpg