Ekonomi
Bagikan berita :
Selasa, 10 Januari 2017 - 15:51:00 | tsaniyah-faidah / Sorot Gunungkidul

Tak Hanya Toko Kelontong, Sektor UMKM Juga Terancam Menjamurnya Mini Market Modern

Tak Hanya Toko Kelontong, Sektor UMKM Juga Terancam Menjamurnya Mini Market Modern
Space Iklan
ilustrasi by google

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Pertumbuhan bisnis ritel dari waktu ke waktu terus bertambah dan terkesan berkembang pesat tak terkendali. Tumbuh suburnya toko modern bak jamur di musim hujan ini tentunya selain membawa efek positif juga banyak menimbulkan konsekuensi negatif. Di sepanjang jalan setiap wilayah di Gunungkidul, kita pasti menemui mini market modern berjejaring.

Derasnya perkembangbiakan toko-toko modern tersebut rupanya tidak hanya menjadi ancaman serius toko kelontong pinggir jalan tetapi juga pebisnis UMKM. Beberapa pelaku UMKM merasa keberadaan ritel modern bisa merusak usaha mereka.

Salah satu pemilik UMKM di Wonosari, Shinta merasa pemerintah perlu melakukan evaluasi perjanjian toko modern tersebut hingga tidak mematikan semua UMKM yang ada. Jika kondisi ini terus dibiarkan, ia dan teman-teman sesamanya takut membuat pedagang kecil bangkrut karena kalah dalam persaingan bisnis.

“Kalau mereka rugi mah enak bisa dengan mudah dapat pinjaman dari bank. Kalau UMKM dapat pinjaman dari mana?” kesalnya.

Shinta melanjutkan, sebaiknya pemerintah juga memiliki program pembatasan minimarket di Gunungkidul. Pasalnya banyaknya minimarket yang tumbuh tidak diimbangi dengan pengelolaan UMKM. Sebagai pemegang kebijakan, ia berharap pemerintah bisa melindungi dan membina masyarakatnya agar memiliki daya saing.

“Bagaimana caranya agar pemerintah bisa membina dan mengarahkan UMKM agar bisa berkembang seperti Indomaret dan Alfamart,” ucap Shinta.

 

Berita Terkait :