Peristiwa
Bagikan berita :
Rabu, 11 Januari 2017 - 17:09:46 | renna-anggabenta / Sorot Gunungkidul

Dilaporkan Minta Uang Secara Paksa, Pengamen Dirazia Aparat

Dilaporkan Minta Uang Secara Paksa, Pengamen Dirazia Aparat
Space Iklan
Kapolsek memberikan pengarahan kepada anggota sebelum melaksanakan razia (Foto by Renna Anggabenta)

Wonosari,(sorotgunungkidul.com)--Banyaknya keluhan dari warga masyarakat terkait gangguan dari aktifitas para pengamen yang mulai menjamur di jalanan Kota Wonosari langsung ditindak lanjuti oleh jajaran Polsek Wonosari. Rabu (11/01/2017) siang, puluhan anggota Polsek Wonosari menggelar razia di berbagai titik yang ditengarai menjadi tempat operasi para pengamen tersebut.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Wonosari, Kompol Riyanto, sekitar 39 anggota Polsek Wonosari menyisir jalanan di wilayah Kota Wonosari. Area seperti traffic light di Pancuran, Desa Siraman; Wukirsari, Desa Wonosari; Alun-Alun Wonosari; Kranon, Desa Kepek; Baleharjo; Penmas, Desa Kepek; Perempatan Tegalsari, Desa Siraman; dan yang terakhir di Taman Parkir Wonosari. Sayang dari razia yang dilakukan ini, petugas hanya berhasil menjaring 4 orang pengamen.

Kapolsek Wonosari, Kompol Riyanto ditemui di sela-sela razia mengungkapkan bahwa memang pihaknya banyak mendengar keluhan dari warga masyarakat, terutama saat berada di traffic light maupun di lesehan-lesehan kaki lima akan aktifitas para pengamen yang datang. Tak jarang para pengamen tersebut memaksa kepada warga masyarakat untuk memberikan uang.

“Ini yang sangat mengganggu, warga masyarakat menjadi resah,” ujar Riyanto, Rabu siang.

Atas dasar tersebut, ia lantas menggelar razia yang kemudian dilaksanakan pada Rabu siang ini. Dari sejumlah lokasi yang disasar, petugas hanya berhasil mengamankan 4 orang pengamen yang sedang beroperasi di Taman Parkir Wonosari. Kepada para pengamen tersebut petugas melakukan pendataan dan memberikan pembinaan.

“Kita beri arahan supaya tidak menimbulkan keresahan dengan meminta uang secara paksa,” terang dia.

Riyanto menegaskan bahwa tindakan persuasif ini hanya merupakan awal saja. Ke depan, ia menyatakan akan mengambil tindakan tegas kepada seluruh pengamen yang masih nekat beroperasi dan memaksa warga memberikan uang.

“Razia akan kita lakukan tidak hanya sekali saja, akan diintensifkan demi kenyamanan warga Wonosari. Silahkan warga masyarakat yang dirugikan melapor saja kepada kami dan akan segera kita tindak lanjuti,” tutup dia.

 

Berita Terkait :